FKK Busang Dibentuk, Perkuat Koordinasi Lintas Sektor dan Dorong Pembangunan
Kutai Timur, borneoprimenews.co.id — Camat Kecamatan Busang,Uleh Juk, M.Pd., resmi membentuk kepengurusan Forum Komunikasi Kecamatan Busang (FKK) sekaligus menggelar rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan unsur pemerintahan, aparat keamanan, tokoh masyarakat, hingga perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut.
Dalam arahannya, Uleh Juk, M.Pd., menjelaskan bahwa forum ini merupakan wadah strategis untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi lintas sektor di tingkat kecamatan.
Adapun tugas utama FKK meliputi pelaksanaan koordinasi lintas sektor, pembahasan berbagai persoalan pemerintahan dan pembangunan, penguatan keamanan serta ketertiban masyarakat, penyerapan aspirasi warga, hingga pemberian rekomendasi kepada camat.
Selain itu, forum ini juga diharapkan menjadi mitra pemerintah dalam mendukung program pembangunan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur di wilayah Kecamatan Busang.
Uleh Juk, M.Pd., menegaskan pentingnya keberadaan forum tersebut sebagai ruang komunikasi terbuka antar unsur masyarakat yang selama ini dinilai belum berjalan optimal.
Minimnya komunikasi disebut kerap memicu persoalan sosial yang berdampak pada kurang harmonisnya hubungan antarwarga dan berpotensi menghambat jalannya pembangunan di wilayah kecamatan.
Dalam rapat koordinasi, peserta juga membahas sejumlah persoalan mendasar, terutama terkait perawatan infrastruktur jalan antar desa yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
Perbaikan jalan dinilai mendesak, khususnya saat musim hujan ekstrem yang mempercepat kerusakan akses transportasi antarwilayah.
Peserta rapat sepakat meminta perusahaan yang memiliki program pembinaan desa untuk turut membantu perbaikan dan pemeliharaan jalan.
Selain itu, perusahaan juga diharapkan berpartisipasi dalam penyediaan sarana pendukung fasilitas umum, seperti jaringan air bersih PDAM, tangki air, serta instalasi listrik dari PLN (Perusahaan Listrik Negara) pada bangunan pasar yang telah dibangun pemerintah daerah.
Rapat koordinasi ini dihadiri berbagai unsur lintas sektor, antara lain aparat TNI dan Polri wilayah Busang, kepala desa dari Desa Long Pejeng dan Desa Gemar Baru, tokoh adat dari Long Lees dan Long Nyelong, unsur Badan Permusyawaratan Desa, pimpinan BLUD Puskesmas Busang, UPT Pertanian, perwakilan Koordinator Wilayah Pendidikan, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perwakilan perusahaan, di antaranya PT KNC, PT Sawa, dan PT Nas.
Melalui forum ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah secara bersama-sama, menjaga stabilitas sosial, serta mendorong percepatan pembangunan di Kecamatan Busang.
Editor : Uzin – Dedy




Tinggalkan Balasan