Polsek Muara Wahau Kawal Distribusi Jagung ke Bulog, Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan
Kutai Timur – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan jajaran Polsek Muara Wahau, Polres Kutai Timur. Salah satunya melalui pengawalan distribusi jagung pipil hasil pertanian menuju Gudang Bulog Samarinda, Senin (30/3/2026).
Pengawalan ini dilakukan untuk memastikan proses distribusi berjalan aman, tertib, dan sesuai prosedur. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi antara kepolisian, perusahaan, dan sektor pertanian dalam menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Kutai Timur.
Dalam tahap pengiriman tersebut, sebanyak 1.007 kilogram jagung pipil berhasil didistribusikan ke Bulog Samarinda. Jagung ini merupakan hasil panen dari lahan seluas sekitar 2,5 hektare yang telah dikelola sejak akhir tahun 2025.
Seluruh rangkaian proses berjalan lancar, mulai dari penyerahan dokumen, pembongkaran muatan, penimbangan, hingga penandatanganan berita acara. Pengawalan yang dilakukan aparat kepolisian turut memastikan tidak adanya hambatan selama proses distribusi berlangsung.
Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, mengapresiasi langkah proaktif yang dilakukan jajaran di lapangan. Ia menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bukti nyata kehadiran institusi dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya di sektor pangan.
“Ini adalah wujud nyata Polri hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Muara Wahau, IPTU Sumartono, dalam laporan resminya menyampaikan bahwa kegiatan pengawalan ini merupakan bagian dari komitmen Polsek Muara Wahau dalam memastikan distribusi hasil pertanian berjalan aman dan tepat sasaran.
“Pengawalan ini kami laksanakan guna menjamin keamanan serta kelancaran distribusi jagung hingga ke Bulog. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Polri di tengah kegiatan masyarakat, khususnya sektor pertanian, diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mendorong peningkatan produktivitas petani.
Dengan adanya pengawalan ini, diharapkan distribusi hasil pertanian dapat berjalan optimal dan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani di wilayah Kutai Timur.




Tinggalkan Balasan