SANGATTA – Distribusi 16.000 liter BBM subsidi jenis Pertalite tersendat setelah terjadi insiden di wilayah Muara Wahau, tepatnya di Desa Karya Bakti, Kabupaten Kutai Timur. Pasokan BBM tersebut diketahui berasal dari SPBU nomor 65.766.006 di Muara Wahau yang dikelola PT Roni Putra Sejahtera.

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab dan kronologi pasti insiden tersebut.

Kapolsek Muara Wahau, IPTU Sumartono, SH, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan pihaknya telah turun langsung ke lokasi.

“Benar, saat ini masih dalam penyelidikan. Lokasi juga sudah kami amankan untuk kepentingan proses hukum,” tegasnya.

Dampak insiden ini langsung dirasakan warga. Sejumlah masyarakat di wilayah terdampak mengalami kesulitan memperoleh BBM, yang berpotensi mengganggu aktivitas harian, terutama sektor transportasi dan ekonomi kecil.

Sementara itu, kepastian operasional SPBU masih menunggu proses perbaikan. Pihak Pertamina Balikpapan menyatakan bahwa perbaikan terhadap kerusakan akibat insiden tengah dilakukan dan diupayakan selesai secepat mungkin agar penyaluran BBM dapat kembali normal.

Polisi bersama instansi terkait terus melakukan pendalaman guna memastikan situasi tetap kondusif sekaligus mempercepat pemulihan distribusi BBM di wilayah tersebut.