Polres Kutai Timur Resmikan Jembatan Merah Putih di Telen, Dorong Akses dan Kepercayaan Publik
KUTAI TIMUR – Upaya memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendekatkan diri dengan masyarakat terus dilakukan Polres Kutai Timur. Salah satunya melalui program “13 Jembatan Merah Putih Presisi” yang kini menyasar Desa Muara Pantun, Kecamatan Telen.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita usai rampungnya renovasi dan pengecatan jembatan yang menjadi jalur vital penghubung Desa Jak Luay, Kecamatan Muara Wahau, dengan Desa Muara Pantun.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto hadir langsung dalam kegiatan tersebut, didampingi Wakapolres Kompol Ahmad Abdullah serta jajaran pejabat utama Polres dan Kapolsek setempat. Kegiatan ini juga melibatkan pihak swasta, yakni PT Sinarmas Group, sebagai mitra pelaksana.
Jembatan sepanjang 40 meter dengan lebar 4,5 meter dan tinggi 6 meter itu memiliki peran strategis. Selain menjadi akses utama masyarakat antar desa, jembatan tersebut juga rutin dilintasi kendaraan angkut hasil perkebunan, khususnya truk pengangkut kelapa sawit milik warga.
Dalam program renovasi ini, personel Polsek Muara Wahau bersama pihak perusahaan melakukan pengecatan ulang pagar dan rangka jembatan dengan warna merah putih. Warna tersebut dipilih sebagai simbol nasionalisme sekaligus identitas program. Selain itu, pembersihan area sekitar jembatan dari semak belukar turut dilakukan guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Kapolsek Muara Wahau Iptu Sumartono mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan bagian dari pendekatan humanis Polri kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam membantu kebutuhan masyarakat, termasuk infrastruktur dasar,” ujarnya.
Menurut dia, keberadaan jembatan yang layak dan aman akan berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga, terutama dalam distribusi hasil perkebunan.
Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, khususnya di wilayah hukum Polsek Muara Wahau.
Kegiatan berlangsung lancar dan tertib. Kehadiran Polri bersama mitra swasta dalam pembangunan infrastruktur sederhana seperti ini dinilai menjadi langkah konkret dalam memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat di tingkat desa.




Tinggalkan Balasan