Kongbeng, Kutai Timur – borneoprimenews.co.id – Wahau Kongbeng Combat (WKC) matan Kongbeng, Kabupaten Kutai Timur. Event olahraga bela diri dengan tema “Battle of The Warriors” ini berlangsung pada Sabtu–Minggu, 6–7 Februari 2026, bertempat di Halaman Pasar SP4, Kecamatan Kongbeng, dan mendapat dukungan penuh dari AOKI Kutai Timur.

Suasana Arena Wahau Kongbeng Combat 2026. Penuh Antusias dari Penonton yang memadati Sekitar Arena dan Sportifitas Patarung di Laga Pertama.

Ajang perdana WKC di Kecamatan Kongbeng ini mempertandingkan sejumlah laga boxing dan muay thai, yang mempertemukan para petarung dari berbagai daerah. WKC 2026 bukan sekadar soal menang atau kalah, melainkan menjadi wadah pembuktian mental, fisik, keberanian, dan harga diri para petarung di atas ring.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan. Ribuan penonton memadati arena pertandingan untuk menyaksikan laga-laga seru yang berlangsung dengan menjunjung tinggi sportivitas.

Kapolsek Kongbeng IPTU Samuel Tarihoren, S.Sos., M.H, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut yang berjalan aman dan kondusif.
“Kami dari Polsek Kongbeng mendukung penuh kegiatan Wahau Kongbeng Combat 2026 ini. Kegiatan ini sangat positif bagi generasi muda dan alhamdulillah selama pelaksanaan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar IPTU Samuel Tarihoren, S.Sos., M.H,

Sementara itu, Petrus Ivung, SP.,MAP, selaku Camat Kongbeng menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan ajang perdana WKC di wilayahnya.

“Ini merupakan ajang bela diri pertama yang diselenggarakan oleh WKC di Kecamatan Kongbeng. Kami sangat mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang terlibat. Selain sebagai hiburan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi wadah pembinaan atlet lokal,” kata Petrus Ivung, SP.,MAP.

Panitia pelaksana juga menyampaikan bahwa Wahau Kongbeng Combat 2026 akan berlanjut ke sesi ke-2 yang direncanakan digelar di Kecamatan Muara Wahau. Sesi lanjutan tersebut diharapkan mampu menjangkau lebih banyak atlet serta memperluas pembinaan olahraga bela diri di wilayah Kutai Timur.

Dengan suksesnya pelaksanaan perdana di Kecamatan Kongbeng, WKC 2026 diharapkan dapat menjadi agenda rutin dan ikon baru olahraga bela diri, sekaligus mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi.

 

DEDY – UZIN